22 January 2007

Berteman saja??

Tulisan di bawah ini hanyalah opini belaka, jika ada kesamaan cerita, nama atau tempat dengan Anda sekalian percayalah itu bukan Anda (tapi percayalah bahwa cerita di bawah ini based on true story around the world)

Apakah seorang wanita dan seorang pria dewasa yang sering bertemu dan jalan bareng bisa hanya berteman saja??

Kasus A:
Alkisah Rama dan Sinta teman sekantor yang sering bekerja sama dalam proyek2 besar, seringkali berperjalanan hanya berdua saja, dan juga Rama sering mengantarkan Sinta pulang kerumahnya. Hal ini sudah menjadi "kebiasaan" yang "biasa". Rama adalah seorang suami dari satu anak, Sinta adalah seorang wanita yang masih belum memiliki pacar sampai saat ini. Rama dan Sinta masih bisa dibilang sebaya. Rama dan Sinta sering saling bercerita tentang kehidupan masing-masing, Sinta menganggap Rama adalah abang yang baik untuknya (sebaya tapi tetep tuaan Rama). Akan tetapi...satu masa...Rama yang memiliki beberapa masalah dengan istrinya mulai melihat sisi lain dari Sinta, bukan lagi sebagai rekan kerja ataupun sebagai sahabat. Rama melihat Sinta sebagai wanita yang mungkin saja bisa memberi kebahagiaan buat dia. Singkat cerita terjadi perselingkuhan... Kasus A adalah bukti wanita dan pria sulit untuk bersahabat.

Kasus B:
Alkisah Romeo dan Juliet sahabat sejak kecil. Romeo lelaki beristri dengan 2 anak yang sudah besar. Juliet wanita yang "pun" masih belum menikah atau memiliki "pujaan hati". Romeo sedang ada masalah di rumah karena anak paling besarnya mengalami kecelakaan dan istirnya menganggap Romeolah yg bersalah atas kecelakaan anaknya itu. Sementara itu Juliet saat ini sedang menghadapi suatu penyakit yang cukup serius. Suatu saat Romeo dan Juliet yang sudah lama tak bertemu tiba2 saja bertemu. Dan...layaknya sahabat lama merekapun saling bercerita tentang masalahnya masing2. Romeo cerita tentang istrinya, Juilet cerita tentang penyakitnya. Daann....semakin lama mereka semakin sering bertemu untuk saling bercerita tentang keluh kesah masing2. Romeo tulus dalam memperhatikan Juliet, apa daya Juliet sebagai wanita yang "haus" akan perhatian ternyata "berharap lebih". Sehingga pada satu kesempatan Juliet "menggoda" Romeo. Nah...disini akhir ceritanya bisa dua. Kalau Romeo adalah pria yang memang benar2 baik, seharusnya dia bisa mengendalikan dirinya (which is so rare, apalagi dia lagi ada masalah ama istrinya), atau ya....bisa saja terjadi perselingkuhan.

Kasus C:
Alkisah...hemm.. kehabisan nama pasangan nih..sapa yah? Pangeran dan Putri gitu lah namanya. Pangeran adalah seorang pria yang sudah memiliki wanita (ya pacarlah maksudnya) dan Putripun sudah memiliki pacar. Akan tetapi keduanya saling berjauhan dari pacarnya masing2, sementara mereka berdua sedang menuntut ilmu di negeri yang jauh dari tanah air. Karena sering jalan bersama, lama-lama di hati keduanya ada perasaan lain. Mereka pun akhirnya memutuskan ikatan dengan pacarnya masing2 untuk kemudian menjadi pasangan.

Kasus D:
Alkisah Clark Kent dan Louis Lane. Lane adalah wanita yang sudah memiliki kekasih, sedangkan Kent adalah sahabat dari kekasih Lane. Seringkali jika kekasih Lane sedang sibuk dan tak bisa menemani Lane untuk bepergian maka dia mengutus Kent untuk menemani Lane kemanapun dia pergi. Lambat laun Kent dan Lane jadi semakin dekat, malahan lebih deket ke Kent daripada ke kekasihnya itu. siapa bisa menjamin Kent tidak akan jatuh hati kepada Lane? Siapa yang bisa menjamin Lane akan tetap setia pada kekasihnya dan berbalik memilih Kent, soalnya yang available buat dia itu kan jadinya lebih sering Kent daripada kekasih hatinya.

Kesimpulan :
Nah dari berbagai kasus yg di atas, bahwa wanita dan pria yang sering bersama untuk hanya menjadi sahabat saja sangat sulit mungkin terjadi. Yang namanya witing tresno jalaran sako kulino itu sangat BENAARRRRR...dan pastiii terjadi.
So, bisa diambil kesimpulan sementara ini, bahwasanya sangat tidak mungkin bisa hanya berteman saja, yang jelas buat pria dan wanita yang sudah memiliki pasangan, lebih baik untuk tidak bermain api atau memberi api ke pasangannya. Setialah kepada pasangan Anda. Mungkin pasangan Anda bukanlah orang yang terbaik, tapi yakinlah bahwa orang itu adalah yang terbaik buat Anda.....

No comments: