Sabtu, 26 Nop 2005, jam 9 pagi aku pergi ke Jl. Ngurah Rai (Buaran I), walaupun masih hujan, untuk berburu kambing.
Rencananya kita akan melaksanakan aqikah untuk Bita.
Sampai juga di lokasi, tapi tempatnya bukan yang waktu beli kambing aqikah untuk Fiya. Nggak papa lah.
Pilih-pilih kambing n tawar menawar deh sama si penjual (H. Rozak namanya).
Akhirnya aku ambil kambing yang beratnya 25 kg dengan harga 550 ribu.
Trus itu kambing langsung dipotong sama bang Rozak (ongkos potong 20 ribu).
Kurang lebih 30 menit selesai sudah penyembelihan, pengulitan, dan potong-potongnya.
Sampai di rumah, langsung deh potongan kambing itu aku kerjain. Dipotong-potong lagi sesuai kebutuhan. Aku dibantu sama mbah Kakung. Mbah Uti nggak bisa bantu karena nggak bisa liat daging kambing.
Setelah selesai potong-potong, daging tersebut aku rebus. Soalnya emang gitu pesen dari kokinya (mbak Yayu).
Hampir magrib, mbak Yayu (kakaknya Hesti) n Tata baru datang dari Bogor. Nah, mbak Yayu ini yang akan masak daging kambing dan lainnya.
Minggu, 27 Nop 2005.
Acara masak-memasak dilanjutkan. Karena kemaren baru sempet bikin bumbu-bumbunya.
Jam 10 acara masaknya selesai. Mulai deh masuk-masukin ke dus. Isi dusnya : nasi, urap, telur, bubur merah-putih, gulai kambing, kerupuk, jeruk.
Fiya seneng banget bantuinnya. Mulai dari nempel kertas ucapan samapi masukin nasi n temen-temennya kedalam dus.
Setelah beres, langsung dikirim ke tetangga sekitar rumah.
Jam 11 Hesti n mbah Kakung kirim gulai ke Panti Asuhan di dekat rumah.
Alhamdulillah.... Selesai sudah aqikahan ananda Bita. Semoga Bita menjadi anak yang sholeha, sehat, dan pintar. Amin.
29 November 2005
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment