10 March 2009
Cuci mobil 4 jam di Autobridal
Senen, 09 Maret 2009 jam 9 pagi saya sudah sampai di Autobridal Cipinang.
Ternyata yang antri sudah banyak, sehingga saya harus menunggu 7 mobil di depan saya.
Karena sudah terlanjur datang, ya saya ikut antri.
Tetapi saya tidak menyangka harus menunggu selama 4 jam!
Jam 13.30 mobil baru selesai dengan hasil yang tidak memuaskan. Mobil sudah kering duluan sebelum dilap.
Terimakasih Autibridal atas pelayanannya.
13 February 2009
Kemudahan Bumiputera, Ada di Genggaman
Apa itu SMS INSURANCE?
SMS INSURANCE adalah program yang dibuat oleh manajemen AJB Bumiputera 1912 yang ditujukan bagi para Pemegang Polis dan calon Pemegang Polis untuk mengetahui informasi seputar produk AJB Bumiputera 1912 melalui fasilitas SMS ke nomer 3202.
Dengan fasilitas SMS ini para Pemegang Polis dan calon Pemegang Polis dapat mengetahui informasi mengenai:
INFORMASI JATUH TEMPO PEMBAYARAN PREMI
caranya: ketik BP
INFORMASI PROSES PEMBAYARAN PREMI SUDAH MASUK ATAU BELUM
caranya: ketik BP
INFORMASI HABIS KONTRAK POLIS
caranya: ketik BP
INFORMASI JATUH TEMPO PEMBAYARAN DANA KELANGSUNGAN BELAJAR (BEASISWA)
caranya: ketik BP
INFORMASI HASIL INVESTASI PRODUK MITRA MELATI
caranya: ketik BP
INFORMASI HASIL INVESTASI PRODUK MITRA CERDAS
caranya: ketik BP
INFORMASI HASIL INVESTASI PRODUK MITRA PERMATA
caranya: ketik BP
INFORMASI HASIL INVESTASI PRODUK MITRA PUSAKA
caranya: ketik BP
INFORMASI HASIL INVESTASI UNTUK MITRA UTAMA
caranya: ketik BP
INFORMASI PRODUK YANG MASIH DIPASARKAN
caranya: ketik BP
INFORMASI KURS YANG BERLAKU DI BUMIPUTERA
caranya: ketik BP
INFORMASI SALDO TERAKHIR PESERTA DPLK
caranya: ketik BP
INFORMASI TIGA TRANSAKSI TERAKHIR
caranya: ketik BP
INFORMASI PRODUK SYARIAH
caranya: ketik BP
INFORMASI NILAI TUNAI TERAKHIR
caranya: ketik BP
Selain melalui SMS para Pemegang Polis dapat juga menghubungi Halo Bumiputera di nomer bebas pulsa 0800-188-1912.
DIRGAHAYU BUMIPUTERA!
19 January 2009
Ultah ke-88 My Grandma
Alhamdulillah beliau masih sehat, hanya sepertinya sudah agak pikun
Ultah Eyang Putri dirayakan dengan mengadakan pengajian setelah sholat ashar di kediaman Eyang, Jl. Pisangan Baru Timur VI nomer 11, Jakarta Timur.
Hadir pada perayaan ultah Eyang :
Anak/mantu:
1. Ibu saya (mantunya) 2. Bulik Tuti (anaknya) 3. Bu Wei (mantunya)
Cucunya:
1. Saya dan istri saya (Hesti).
2. Upi (istri de Wawan yang sedang tugas di Tanjung Balai Karimun)
3. Nia dan suaminya (Budi).
4. Santi dan suaminya (Ino).
5. Aryo dan istrinya (Dewi).
6. Dani.
7. Ronggo dan istrinya.
8. Fitri dan suaminya (Sofi).
9. Ratih.
Buyutnya:
1. Fiya dan Bita.
2. Yazid & Azis.
3. Bimo & Laras.
4. Mahendra & Mahesa.
5. Reza dan adiknya.
6. Kayla & Rafa.
7. Anaknya Ronggo.
8. Fifi & adiknya.
Foto bisa dilihat di sini
30 December 2008
Cirebon - Kuningan part 2
Jam 6 baru bangun
Eh...Bita pake acara jatuh dari tempat tidur. Dia baru bangun tidur, guling-guling, gedubrak deh
Wah dah banyak yang berenang. Anak-anak juga berenang lagi. Saya n Oha juga ikutan berenang.
Setelah puas berenang, mandi, sarapan n keliling area penginapan, sekitar jam 10 kita checkout.
Dari penginapan kita menuju ke obyek wisata Cibulan. Di obyek wisata tersebut terdapat 2 kolam renang yang dasarnya masih berupa bebatuan alam. Dan di salah satu kolam renangnya terdapat begitu banyak ikan berwarna besar yang berukuran besar. Sepintas sih seperti ikan mas.
Ikan-ikan tersebut diberi makan jagung rebus oleh pengunjung supaya mau mendekat dan dipegang.
Di kolam tersebut juga banyak anak-anak yang merayu pengunjung untuk melempar uang logam. Jika ada pengunjung melempar uang logam, maka anak-anak tersebut akan berebut menyelam untuk mencari uang logam yang dilempar tersebut.
Di lokasi tersebut juga terdapat Situ Cibulan/Batu Gajah. Mungkin karena di tengah situ terdapat batu yang besar maka dinamakan Batu Gajah. Juga terdapat 7 sumur yang konon pernah sebagai tempat bertapa Raja Siliwangi. Cuma Bita dan bundanya yang masuk ke lokasi 7 sumur, cuci muka dan dikasih satu jerigen air sumur
Dari obyek wisata Cibulan, Oha ngajak mampir ke rumahnya pak Hamdan untuk melihat pabrik bawang gorengnya. Ayo deh.
Sesampainya di rumah pak Hamdan yang terletak di bukit dan lumayan jauh dari keramaian kami disambut dengan hangat oleh tuan rumah. Kok bisa-bisanya ya pengusaha bawang goreng yang juga Dirut PDAM Kuningan bikin rumah yang letaknya jauh kayak gitu.
Gak lama kemudian kami diantar melihat-lihat pabrik pengolahan bawang gorengnya. Ternyata pengolahannya masih banyak yang dilakukan secara manual. Tapi jangan salah, produksi bawang goreng pak Hamdan ini telah digunakan oleh Indofood untuk produk mie instannya.
Pak Hamdan juga menunjukkan kebun mangganya yang sebagian telah ditebang dan digantikan oleh pohon Sengon/Albasia. Menurut pak Hamdan, pohon sengon ini merupakan investasi yang sangat menguntungkan. Karena setelah 5-6 tahun sudah dapat dipanen dan satu pohonnya bisa dihargai Rp.800.000,- oleh pabrik triplek atau pabrik kertas. Wow, menarik juga nih. Tapi mau menanam di mana ya...?
Pak Hamdan juga bercerita kalau beliau menanam pohon Jabon di lahan seluas 60 hektar.
After lunch di rumah pak Hamdan, kamipun berpamitan. Waktu sudah menunjukkan jam 13.30. Keluar tol Kanci saya isi bensin, sementara Oha lanjut.
Masuk tol Cikampek mulai merayap. Banyak juga orang yang masuk Jakarta.
Jam 19.00 kami sekeluarga sampai di rumah.
Cirebon - Kuningan part 1
Jum’at 26 Desember 2008 saya masih libur. Gak kemana-mana karena my lovely wife gak libur. Tapi kita dah berencana hari sabtu pergi ke Cirebon, itu kalau dapat penginapan.
Jam 11.00 my wife sms ngasih tau kalau gak jadi ke Cirebon karena gak dapet penginapan. Wah, trus kemana nih…? Padahal kemaren juga gak jadi booking di Gugel (penginapan diklat Bank Niaga).
Menjelang sore my wife nelpon, ngasih tau kalo jadi ke Cirebon. Dapet penginapan, bukan hotel tapi bungalow. Oya, kita ke Cirebon bersama temennya istri saya yang namanya Oha, dalam rangka kunjungan ke pabrik sendal hotel yang bahan bakunya kami supply.
Sabtu, 27 Desember 2008 jam 5 pagi kami sekeluarga sudah bangun. Untung aja Fiya n terutama Bita gampang dibangunin. Mungkin karena mau diajak jalan-jalan ya
Jam 5.30 kami start dari rumah. Masuk tol Rawamangun. Janjian sama Oha ketemuan di rest area km 57.
Ternyata Oha beserta keluarganya (istri dan 4 anak) sudah sampai duluan di rest area tersebut dan sedang sarapan di KFC. Kami sekeluarga turun dulu, gak sarapan karena sudah sarapan di rumah. Gak lama kemudian saya isi bensin dulu. Balik lagi ke KFC, Fiya n bundanya sedang antri di depan kasir. Ternyata sedang pesan burger untuk di jalan. Lagi nunggu di luar sama Bita, eh ada yang negur saya. Gak taunya Kuple temen sekolah saya waktu di SMA 24. ngobrol-ngobrol deh, karena lama gak ketemu.
Lebih kurang jam 7 kita start dari rest area 57. Tol cukup padat, tapi setelah persimpangan Sadang mulai lancar sampai keluar di pintu tol Cikampek. Terus kita belok kiri ke arah pantura. Lancar. Pas mau masuk tol Kanci aja rada macet.
Sampai di Cirebon kita langsung ke pabrik pembuatan sandal hotel. Kita disambut oleh pak Eka, pemilik pabrik tersebut. Liat-liat proses produksi yang masih dikerjakan secara manual. Dari menjahit lis sandal, nyablon logo hotel, ngepres embos, ngelem, motong, sampai packing masih manual. Tapi pemasarannya sudah bagus loh.... Ya mudah-mudahan aja hubungan kerjasama antara istri saya dan Oha dengan pak Eka ini tetap langgeng.
Puas liat-liat dan kebetulan juga sudah saatnya makan siang, maka kita pamitan untuk menuju ke penginapan yang telah dicarikan oleh pak Eka, yaitu di daerah Sangkanhurip Cilimus. Sebelum ke penginapan, kita mampir makan siang dulu di rumah makan Tatar Sunda yang letaknya di pojokan jalan sebelum masuk ke Sangkanhurip. Rumah makan ini milik temannya Oha, yaitu pak Hamdan. Beliau adalah mantan karywan Bank Niaga yang saat ini sukses menjadi pengusaha bawang goreng dan juga sebagai Direktur PDAM Kuningan.
Selesai makan, saya dan istri nyempetin beli tape ketan dulu satu ember. Takutnya nanti pas pulangnya gak sempet mampir beli oleh-oleh.
Sewaktu menuju ke penginapan kami agak heran, kok di daerah tersebut dan di jalan yang hanya muat dua mobil, banyak terdapat penginapan. Pertanyaan yang timbul adalah : ada obyek wisata apa sih di daerah tersebut?
Ternyata di daerah tersebut terdapat kolam pemandian air panas alami, yang kami lewati dalam perjalannan menuju penginapan. Tapi apa iya cuma pemandian air panas aja obyek wisatanya?
Sesampainya di penginapan, saya yang masih penasaranpun tanya ke Oha, ada obyek wisata apa sih disekitar daerah sini sehingga banyak penginapan dan juga restoran? Rupanya disekitar daerah tersebut ada musium Linggarjati, pemandian air panas Sangkanhurip, ikan aneh di Cibulan.
Oya, penginapannya cukup bagus. Areanya luas dengan fasilitas kolam renang, lapangan tenis, bilyard, motor roda 4, outbond, dan mushola. Anak-anak langsung deh pada berenang.
Habis magrib kita keluar penginapan ke pusat kota Kuningan untuk makan malam. Duh...hujan lagi-hujan lagi...
Ternyata kota Kuningan seperti kota Surakarta, kecil dan kelihatan bersih. Tapi kok sepi ya, padahal kan malem minggu nih. Toko-toko sudah banyak yang tutup, termasuk tempat makan yang kita tuju. Apa karena hujan ya...?
Akhirnya kita makan mie kocok dan bubur sop di emper toko. Lumayan lah.... Bisa ngangetin badan n bikin kenyang. Setelah makan kita kembali ke penginapan. Mampir dulu di Alfa untuk beli cemilan.